-->

Type something and hit enter

On

Kualitas produk, ulasan sejawat, harga, dan reputasi penjual — semua ini adalah faktor penting yang harus diperhatikan konsumen ketika membuat keputusan pembelian. Tetapi ketika persaingan antara merek yang sama-sama efektif dalam menampilkan atribut-atribut ini, pemasar mungkin harus sedikit meningkatkan permainan mereka untuk menonjol.

Dalam industri makanan dan minuman, misalnya, pemasar perlu mengandalkan lebih dari sekadar panca indera untuk membuat kampanye pemasaran yang beresonansi pada tingkat yang lebih dalam dengan audiens mereka.

Tentu, beberapa formula canggih telah menghasilkan banyak uang bagi merek (misalnya, iklan pizza menunjukkan trik "tarik keju", iklan ayam goreng menyoroti suara kulit ayam yang renyah, dan iklan kopi menandakan aroma manis dari cuppa joe itu) - tetapi untuk bertahan lama, pemasar perlu membangun koneksi yang lebih kuat dengan audiens mereka dan memberi mereka lebih banyak alasan untuk bertahan.

Bagaimana? Dengan menjauhkan produk Anda dari sorotan dan mengutamakan kepentingan konsumen Anda. Bagaimana sebenarnya? Dengan membuat bersama informasi yang berguna dan relevan dengan penerbit mitra dan pembuat konten. Singkatnya, melalui konten yang disponsori.

Berikut ini beberapa kampanye makanan dan minuman tersukses yang kami bantu jalankan di:
 
Banding untuk emosi

Di Filipina, makanan adalah subjek yang sangat emosional — seperti yang sering terlihat dalam konteks keluarga dan teman. Ini bukan hanya tentang apa yang Anda makan; itu tempat Anda makan dan dengan siapa Anda makan. Dalam banyak keluarga Filipina, interaksi dan percakapan paling penting masih terjadi selama waktu makan.

Ingat ikonnya   "Karen"   Iklan TV oleh McDonald's yang ditayangkan pada awal 2000-an? Anda mungkin masih ingat Karen, kakeknya yang terus memanggilnya Gina, dan bagaimana keseluruhan cerita membuat Anda merasa. Dengan menarik perhatian orang-orang Filipina kepada kakek-nenek kita, McDonald's mampu menanamkan dalam hati dan pikiran para pelanggannya. 

Click to comment